Xi Jinping Instruksikan Pembaruan Peralatan Militer Modern

Xi Jinping Instruksikan Pembaruan Peralatan Militer Modern

Xi Jinping Instruksikan Pembaruan Peralatan Militer Modern – Presiden China Xi Jinping mendesak upaya untuk membuat terobosan baru dalam pengembangan persenjataan dan peralatan militer negeri tembok raksasa. Dalam konferensi militer yang berlangsung di Beijing.

Xi memuji pencapaian bersejarah dalam pengembangan persenjataan dan peralatan selama lima tahun terakhir. Presiden China Xi Jinping menginstruksikan percepatan pembangunan sistem persenjataan dan peralatan militer modern di negaranya dalam periode 2021-2025.

Pada pidato Xi dalam konferensi militer di Beijing, Xi juga mendorong adanya terobosan dalam pembangunan sistem persenjataan dan peralatan militer. Dilaporkan Kantor Berita Xinhua , Xi meminta pembangunan militer tetap dilanjutkan, apalagi Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) akan berusia 100 tahun pada 2027 mendatang.

1. Xi puji pencapaian lima tahun terakhir
Xi Jinping Perintahkan Modernisasi Alutsista China Dipercepat

Presiden Xi pun mengapresiasi pencapaian pembangunan sistem persenjataan dan peralatan militer dalam kurun lima tahun terakhir. Salah satunya, rudal antarbenua (ICBM) Dongfeng-41 pada 2019 dan jet tempur J-20.

Sekretaris Jenderal Partai Komunis China (CPC) yang juga Ketua Komisi Pusat Militer (CMC) itu menilai pencapaian tersebut telah menjadi tonggak dalam menciptakan kemampuan strategis dan kekuatan militer di negaranya.

2. Target modernisasi rampung 2035
Xi Jinping Perintahkan Modernisasi Alutsista China Dipercepat

China sedang mengejar target modernisasi sistem pertahanan nasional dan pasukan bersenjata rampung hingga 2035. Pakar militer China, Song Zhongping mengatakan kunci utama untuk meningkatkan kemampuan tempur PLA adalah merealisasikan kekuatan dan independensi secara teknis.

“Saat menghadapi situasi keamanan sekitar yang rumit, kita harus menguasai sebanyak mungkin teknologi utama,” kata kata Song seperti dikutip Global Times, Rabu.

3. China naikkan anggaran pertahanan hingga 6,8 persen
China Gelontorkan Dana 208,47 Miliar Dolar AS untuk Anggaran Pertahanan

China meningkatkan anggaran pertahanan sebesar 6,8 persen pada 2021, sekalipun Beijing harus berhadapan dengan utang yang menggunung imbas pandemik COVID-19. Keputusan itu diambil untuk meningkatkan kapasitas angkatan bersenjata di tengah ketegangan China dengan Taiwan, India, dan Amerika Serikat (AS). Dilansir dari Bloomberg, angka pengeluaran militer diperkirakan mencapai 1,35 triliun yuan atau setara dengan 208 miliar dollar AS. Angka itu telah disesuaikan dengan proyeksi kenaikan belanja fiskal yang dianggarkan sebesar 1,8 persen.

“Kami akan memberi jaminan keuangan yang lebih kuat untuk mendukung modernisasi pertahanan nasional dan angkatan bersenjata, dan membantu kemampuan pertahanan China meningkat, sejalan dengan kekuatan ekonominya,” demikian tertulis dalam laporan Kementerian Keuangan yang dirilis pada pertemuan tahunan Kongres Rakyat Nasional di Beijing. Xi mengatakan, kemajuan tersebut telah menjadi bahan dan dukungan teknologi untuk kemampuan strategis China, khususnya kekuatan militer, seperti dikutip kantor berita Xinhua dan dirilis Global Times.

Presiden China juga menyerukan upaya percepatan pelaksanaan tugas Rencana Lima Tahun ke-14 (2021-2025) dan memajukan pembangunan sistem manajemen alutsista yang modern. Sementara Wakil Ketua Komisi Militer Pusat China Zhang Youxia menekankan upaya untuk menciptakan sinergi yang kuat dalam pengembangan persenjataan dan peralatan militer.