Luhut Akan Meminta Bantuan dari Tiongkok Mengenai Covid

Luhut Akan Meminta Bantuan dari Tiongkok Mengenai Covid

Luhut Akan Meminta Bantuan dari Tiongkok Mengenai CovidJenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan (lahir di Simargala, Huta Namora, Silaen, Toba Samosir, Sumatera Utara, 28 September 1947; umur 72 tahun) adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia saat ini.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kasus harian COVID-19 di Indonesia bisa saja mencapai 40 ribu dalam sehari. Oleh karena itu, pemerintah telah menyiapkan skenario terburuk.

“Kita sudah komunikasi dengan Singapura, kita komunikasi juga dengan Tiongkok, lalu dengan sumber-sumber lain, secara komprehensif semuanya sudah dilakukan,” kata Luhut dalam konferensi pers virtual, “Ini angka ini bisa akan terkait seperti hari kemarin 29 ribu, bisa saja mungkin nanti kita sampai ke 40 ribu atau pun lebih,” Dikutip dari download aplikasi poker apk ujar Luhut dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/7/2021).

1. Pemerintah telah berkomunikasi dengan Tiongkok dan Singapura
Jika Kasus Capai 40 Ribu, Luhut Bakal Minta Bantuan Tiongkok-Singapura

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini mengatakan pemerintah telah berkomunikasi terkait bantuan dengan negara lain jika kasus harian COVID-19 mencapai 40 ribu. Di antaranya dengan Tiongkok dan Singapura.

“Jadi, baik mengenai obat, mengenai oksigen, maupun tadi, rumah sakit. Kalau ada yang bilang tadi perlu bantuan dari luar, kita juga sudah komunikasi dengan Singapura, kita komunikasi juga dengan Tiongkok dan komunikasi juga dan sumber-sumber lain,” ucap Luhut.

2. Luhut yakin Indonesia bisa mengatasi pandemik
Jika Kasus Capai 40 Ribu, Luhut Bakal Minta Bantuan Tiongkok-Singapura

Meski begitu, Luhut menyakini Indonesia akan mampu mengatasi pandemik COVID-19. Pemerintah telah mengerahkan segala kekuatan untuk melakukan penanganan.

Sehingga, ia meminta tidak ada lagi yang meremehkan Indonesia dalam penanganan pandemik COVID-19.

“Jadi jangan ada yang menganggap underestimate bahwa Indonesia ini tidak bisa mengatasi,” tegas Luhut.

3. Berharap kondisi Indonesia tidak memburuk

Jika Kasus Capai 40 Ribu, Luhut Bakal Minta Bantuan Tiongkok-Singapura

Ia mengungkapkan, untuk ketersediaan tabung oksigen yang saat ini sulit dicari juga telah diperhitungkan pemerintah. Luhut berharap, skenario terburuk tidak digunakan dan kasus COVID-19 tidak semakin buruk.

“Kita sudah bikin (skenario) sampai 60 ribu-70 ribu kasus per hari. Tetapi kita tidak berharap itu terjadi, karena teman-teman polisi-TNI saya kira sudah melakukan penyekatan yang cukup baik,” tuturnya.