Lima Puding Asal Asia Tenggara yang Lezatnya Buat Lupa diri

Lima Puding Asal Asia Tenggara yang Lezatnya Buat Lupa diri

Lima Puding Asal Asia Tenggara yang Lezatnya Buat Lupa diri – Puding adalah sebuah  hidangan penutup yang umumnya dibuat dari bahan-bahan yang direbus, dikukus, atau dipanggang. Puding adalah salah satu makanan yang sering kali dijadikan menu hidangan penutup atau dessert.

Istilah puding juga dapat dipakai untuk berbagai jenis pai yang berisi campuran lemak hewan, daging, atau buah-buahan yang dipanggang, direbus, atau dikukus. Beberapa negara di Asia Tenggara punya varian puding yang dapat menjadi inspirasi menu camilan di rumah.

Pada umumnya, puding dengan bahan baku susu (yogurt), tepung maizena, tapioka, atau telur dihidangkan setelah didinginkan lebih dulu. Puding-puding ini terkenal lembut dengan rasa dan aroma yang menggoda. Berikut lima puding asal Asia Tenggara yang kelezatannya bikin lupa diri.

1. Champorado
5 Puding Khas Asia Tenggara yang Lembut, Ada dari Beras Ketan

Champorado merupakan puding beras asal Filipina. Puding kental ini awalnya dibuat dengan cokelat, namun kini dapat dibuat dengan nasi ketan yang dikombinasikan dengan gula dan bubuk kakao.

Puding ini umumnya disantap sebagai menu sarapan yang cukup mengenyangkan. Selain itu, dapat pula menjadi camilan sore. Puding ini bisa dinikmati dalam keadaan panas atau dingin. Makin nikmat saat disiram dengan susu kental atau ditemani ikan kering asin.

2. Khao niao mamuang
5 Puding Khas Asia Tenggara yang Lembut, Ada dari Beras Ketan

Thailand punya puding nasi, yakni khao niao mamuang. Puding ini tak hanya terkenal di negara asalnya, namun juga di negara tetangganya, seperti Indonesia. Puding terbuat dari beras ketan yang dikukus terlebih dahulu, kemudian disiram dengan santan kental.

Pada proses terakhir, nasi dihidangkan dengan irisan mangga segar. Makanan penutup yang lezat ini sangat populer dan dapat dijumpai di hampir semua restoran di Thailand.

2. Sago gula melaka
5 Puding Khas Asia Tenggara yang Lembut, Ada dari Beras Ketan

Sago gula melaka merupakan makanan yang sering dijadikan sebagai hidangan penutup. Puding dibuat dengan sagu dan gula melaka. Puding ini menjadi salah satu makanan penutup paling difavoritkan oleh penduduk Malaysia.

Umumnya, makanan ini hanya terdiri dari empat bahan, yaitu sagu, gula aren, santan, dan daun pandan. Sagu direbus hingga mutiara menjadi bening. Sementara itu, gula aren dicairkan secara terpisah. Sejumput garam dan juga daun pandan digunakan untuk meningkatkan aroma dan rasa santan.

4. Nom lote
5 Puding Khas Asia Tenggara yang Lembut, Ada dari Beras Ketan

Nom lote adalah puding beras yang berasal dari Kamboja. Puding ini terbuat dari campuran tepung beras, air, ekstrak daun pandan, gula aren, dan santan.

Cara pembuatannya, tepung beras dimasak dengan air, ekstrak daun pandan, dan kapur putih sampai memperoleh konsentrasi yang kental. Campuran seperti puding yang dihasilkan ditekan dengan saringan, kemudian ditambahkan ke mangkuk saji.

Selanjutnya, beri cairan manis yang dibuat dengan gula aren yang dilarutkan dalam air asin dan santan yang dipanaskan. Puding manis dan lembut ini disajikan sebagai hidangan penutup.

5. Chè khoai môn
5 Puding Khas Asia Tenggara yang Lembut, Ada dari Beras Ketan

Chè khoai môn adalah puding dari talas asal Vietnam. Makanan ini terbuat dari potongan talas, ketan, ekstrak pandan, dan gula.

Cara pembuatannya, kubus talas dikukus sampai empuk. Kemudian, adonan puding dikombinasikan dengan ketan yang sudah dimasak, pasta pandan, dan gula pasir.

Puding ini dapat dihidangkan dalam keadaan panas atau dingin. Puding makin nikmat saat ditambahkan saus kelapa sebelum dinikmati.

Puding-puding di atas menarik dari segi visual dan juga rasa. Puding mana yang bikin kamu pengin segera membuatnya sendiri di rumah? Semuanya dijamin menggoyang lidah, deh!