Laporan Kasus Pertama Varian Virus Corona Omicron di China

Laporan Kasus Pertama Varian Virus Corona Omicron di China

Laporan Kasus Pertama Varian Virus Corona Omicron di China – Epidemiolog dari Griffifth University Australia Dicky Budiman menyebutkan bahwa varian Omicron memiliki 500% daya tular lebih tinggi dibanding virus corona asli.

Adalah yakni SARS COV-2 yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok pada penghujung 2019. China Daratan melaporkan kasus pertama varian virus corona Omicron pada  di kota Tianjin, yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dari ibu kota Beijing.

Menurut komisi kesehatan Tianjin, kasus Omicron itu ditemukan pada seorang pelancong dari idn poker luar negeri, yang tidak menunjukkan gejala tetapi dinyatakan positif.

1. Kasus kematian di Inggris

Omicron: Varian Baru Penyebab COVID-19 yang Dikategorikan WHO sebagai  Variant Of Concern (VOC) | Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat

Di belahan bumi lain, pada Senin juga, Inggris Raya melaporkan kematian pertama yang telah dikonfirmasi secara global dari varian Omicron. Menurut Perdana Menteri Boris Johnson, varian baru itu juga mengakibatkan rawat inap di rumah sakit.

Ia pun mengatakan bahwa hal terbaik yang bisa dilakukan orang-orang untuk terhindar dari varian ini adalah dengan mendapatkan suntikan booster mereka.

Dikutip dari BBC, Menteri Kesehatan Sajid Javid mengatakan kepada anggota parlemen bahwa varian Omicron sekarang mewakili 20 persen kasus di Inggris.

2. Varian Omicron lebih menular
Varian Omicron Jadi Sorotan Dunia, Inilah 5 Hal yang Perlu Diketahui -  Semua Halaman - Hai

Varian COVID-19 Omicron pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan pada akhir November. Varian ini disebut sangat menular dan bermutasi dengan cepat.

Varian ini juga telah menimbulkan kekhawatiran tentang kemanjuran vaksin virus corona yang ada.

3. Perkembangan pandemik COVID-19
Ahli Pastikan Hanya Satu Varian Mutasi Baru Covid Masuk RI

Pandemik COVID-19 pertama kali muncul di daratan China pada akhir 2019. Negara itu dapat mengendalikan wabah dalam beberapa bulan, tetapi virus itu telah menjadi pandemik global.

China Daratan sendiri hanya melaporkan sedikit kasus COVID-19 dalam 18 bulan terakhir dibandingkan banyak negara, karena negara itu menerapkan aturan yang ketat untuk membasmi wabah tersebut, termasuk penguncian (lockdown) ketat atau pembatasan perjalanan.

Komisi kesehatan daratan melaporkan total 51 kasus yang dikonfirmasi secara lokal pada Senin, dan 25 kasus itu dikaitkan dengan pelancong dari luar negeri. Tidak ada kematian baru yang dilaporkan hari itu.

Keberadaan varian Omicron sendiri telah dilaporkan ke WHO dan menunjukkan penyebaran sangat cepat di Afrika Selatan. Karena memiliki potensi penularan hingga mencapai 500%, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengklasifikan varian Omicron ke dalam kategori variant of concern (VoC), tanpa melalui kategori varian of interest (VoI).

Pengkategorian varian baru Omicron langsung menjadi VoC, lanjut Dicky, menandakan bahwa kondisi munculnya varian B.1.1.529 tersebut ini sudah sangat serius dan semua negara masih dalam keadaan rawan.