Kementerian yang Memiliki Nilai BMN Terbesar di Indonesia

Kementerian yang Memiliki Nilai BMN Terbesar di Indonesia

Kementerian yang Memiliki Nilai BMN Terbesar di Indonesia – Kementerian (bahasa Inggris: Ministry dalam bahasa Indonesia berarti pelayanan) adalah suatu organisasi khusus yang bertanggung jawab untuk sebuah bidang administrasi umum pemerintahan. Kementerian Keuangan mencatat ada 6 kementerian/lembaga yang memiliki nilai Barang Milik Negara (BMN) atau aset terbesar di Indonesia.

Kementerian dipimpin oleh seorang menteri yang dapat memiliki tanggung jawab untuk satu atau lebih dalam menjalankan fungsi dan tugas kementerian, pejabat senior pelayanan publik, badan, biro, komisi, atau badan eksekutif lainnya yang lebih kecil, penasihat, manajerial atau organisasi administratif. Hal ini diketahui berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2020 audited.

Pelaksana Direktorat Barang Milik Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Mundhi Saptono menyebut, 6 kementerian/lembaga tersebut adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pertahanan, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kepolisian Negara RI.

1. Jumlah aset Kementerian PUPR, Kemenhan dan Kemensesneg
6 Kementerian dan Lembaga Ini Punya BMN Paling Besar, Aset PUPR Tembus  Rp2.217,88 Triliun - Medcom.id

Mundhi mengatakan, Kementerian PUPR memiliki aset yang beragam senilai Rp2.217,88 triliun. Mulai dari irigasi, bendungan, jalan nasional, dan jalan tol. Selanjutnya Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memiliki aset senilai Rp1.923,40 triliun yang berupa alutsista dan tanah yang tersebar di berbagai markas TNI.

“Sementara itu, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) memiliki aset senilai Rp640,27 triliun yang kemudian ditambah Taman Mini Indonesia Indah (TMII),” kata Mundhi seperti dilansir ANTARA, Sabtu (18/9/2021).

2. Jumlah aset Kemenhub, Kemendikbud, dan Polri
6 Kementerian dengan Aset Terbesar di Indonesia, Sampai Ribuan Triliun

Kemudian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memiliki aset senilai Rp613,42 triliun. Mulai dari bandara, pelabuhan, terminal, dan macam-macam, termasuk balai diklat dan kampus-kampus perhubungan di seluruh Indonesia.

Sedangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki aset Rp451,82 triliun dengan kampus dan universitas yang dikelola mereka. “Sementara itu, Polri memiliki aset dengan nilai Rp408,40 triliun,” ujar Mundhi.

3. Fungsi aset atau Barang Milik Negara (BMN)
Sekilas Tentang Barang Milik Negara (BMN) | BBPP Ketindan

Mundhi menjelaskan, BMN memiliki kontribusi yang beragam untuk negara, antara lain sebagai sumber pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Untuk ini, BMN digunakan untuk memenuhi persyaratan underlying saat pemerintah menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN).

Pemerintah juga menggunakan BMN untuk mendorong perekonomian negara, misalnya dengan pembangunan jalan tol yang membuat distribusi barang di Indonesia lebih cepat dan lebih berdaya saing dibandingkan negara lain.

Selanjutnya, dengan memanfaatkan BMN, pemerintah juga mengoptimalisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) misalnya dengan menyewakan suatu BMN.