Joe Biden Nuduh China dan Rusia Gagal Dalam Perubahan Iklim

Joe Biden Nuduh China dan Rusia Gagal Dalam Perubahan Iklim

Joe Biden Nuduh China dan Rusia Gagal Dalam Perubahan Iklim – Presiden AS Joe Biden menyalahkan Rusia dan China atas kekecewaan dalam komitmen para pemimpin di KTT G20 untuk memerangi perubahan iklim. “Berkenaan dengan kekecewaan, kekecewaan terkait dengan fakta bahwa tidak hanya Rusia tetapi China pada dasarnya tidak muncul dalam hal komitmen apa pun untuk menangani perubahan iklim,” kata Joe Biden.

pada konferensi persnya di KTT G20 di Roma, Italia, dikutip dari Politico, Senin, 1 November 2021. Joe Biden menambahkan dia merasa kecewa terhadap China dan Rusia  yang tak berkomitmen dalam perubahan iklim.

Para pemimpin negara-negara G20, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping, memang secara kolektif berkomitmen untuk melakukan tindakan yang lebih kuat dari sebelumnya untuk membatasi pemanasan global. “Itu (krisis iklim) adalah masalah besar dan mereka pergi. Bagaimana Anda melakukannya dan mengklaim dapat memiliki kepemimpinan?” tambah Biden.

1. Kritik Biden terhadap Xi dan Putin
AS: China dan Rusia Gagal Berperan Memimpin Dunia di Perubahan Iklim

China merupakan negara penghasil emisi karbon terbesar di dunia. Oleh sebab itu, kehadiran Xi sangat signifikan pada konferensi iklim yang dihelat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu. Sayangnya, Xi tidak hadir dan belum pernah meninggalkan China sejak awal pandemik COVID-19 pada awal 2020.

“Ini adalah kesalahan besar, terus terang, karena China tidak muncul. Seluruh dunia melihat China dan berkata ‘nilai apa yang mereka berikan?’,” ungkap Biden.

Kritikan yang lebih pedas juga dilontarkan kepada Putin, yang Juni lalu sempat menemui Biden di Jenewa. Rusia merupakan penghasil emisi terbesar keempat di dunia.

“Tundra-nya (daerah beku) terbakar, secara harfiah benar-benar terbakar. Dia memiliki masalah iklim yang serius dan serius, dan dia tidak mau melakukan apa pun,” kata Biden.

2. Biden tegaskan Amerika kembali ke panggung global
AS: China dan Rusia Gagal Berperan Memimpin Dunia di Perubahan Iklim

Pada saat yang sama, Biden menegaskan kembali bahwa AS telah kembali. Pernyataan itu merujuk pada kebijakan Donald Trump yang skeptis terhadap krisis iklim. Biden bahkan meminta maaf karena Washington sempat mengabaikan perubahan iklim untuk beberapa tahun.

Presiden ke-46 AS itu juga berjanji akan menghilangkan emisi karbon pada 2050 dan menegaskan bahwa Negeri Paman Sam siap kembali ‘memimpin’ dunia, ungkapan yang menyindir Trump dengan jargon America first-nya.

“Dua pemimpin dunia mendatangi saya hari ini dan berkata, ‘Terima kasih atas kepemimpinan Anda. Anda membuat perbedaan besar di sini’,” ungkap Biden.

Para pejabat AS sebelumnya memperkirakan, Xi akan bertemu Biden untuk pertama kalinya sebagai presiden pada KTT G20 Italia pekan lalu. Namun, pertemuan itu tak terealisasi karena Xi tidak menghadiri KTT secara langsung.

3. Biden dan Xi akan bertemu secara virtual akhir tahun
AS: China dan Rusia Gagal Berperan Memimpin Dunia di Perubahan Iklim

Rencananya, Biden dan Xi akan mengadakan pertemuan virtual pada akhir tahun. Biden berharap pertemuan itu bisa membawa lebih banyak prediktabilitas di tengah berbagai perselisihan, termasuk urusan hak asasi manusia dan konfrontasi China dengan Taiwan.

“Saya akan perjelas. Ini kompetisi, tidak harus konflik. Saya juga telah menunjukkan kepadanya, dan saya tidak segan untuk mengatakannya di depan umum, bahwa kami mengharapkan dia bermain sesuai aturan,” ungkap Biden, dikutip dari CNA.