Inilah Tujuh Media Sosial yang Mendominasi Kawasan Asia

Inilah Tujuh Media Sosial yang Mendominasi Kawasan Asia

Inilah Tujuh Media Sosial yang Mendominasi Kawasan Asia – Media sosial (sering disalahtuliskan sebagai sosial media) adalah sebuah media daring yang digunakan satu sama lain yang para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berinteraksi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Blog, jejaring sosial, dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang dibangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 dan memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content“. Berbicara soal media sosial, kita pasti akan terpikir Facebook.

Tidak aneh, karena memang Facebook masih memegang titel sebagai media sosial yang paling banyak digunakan di idn poker versi lama seluruh dunia. Selain itu, layanannya seperti Instagram dan WhatsApp pun juga sudah terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari. Namun, di Asia, tidak semua orang menggunakan Facebook. Negara yang ketat seperti Tiongkok membuat warganya menggunakan media sosial domestik yang kemudian menyebar ke negara-negara Asia lainnya.

1. WeChat
7 Media Sosial yang Paling Laris di Benua Asia

Dirilis oleh Tencent pada 2011, WeChat (微信) adalah media sosial nomor 1 di dunia pada 2018 dengan sekitar 1,2 miliar pengguna bulanan aktif! Bukan cuma di Tiongkok, WeChat amat populer di komunitas warga keturunan Tionghoa di berbagai negara dan tersedia dalam 17 bahasa. Selain layanan mengirim pesan, fitur-fitur WeChat mencakup:

  • Pesan: Dengan 38 miliar pesan yang terkirim sejauh ini, WeChat dapat mengirim dan menerima pesan teks, visual, serta rekaman suara dan video. Selain itu, WeChat mendukung panggilan suara dan video
  • Jejaring sosial: Selain membuat konten sendiri berupa Moments (朋友圈), kamu dapat mengikuti update dari selebritas terkenal dan merek besar di WeChat
  • Pembayaran: WeChat juga mendukung pembayaran digital secara daring atau jadi dompet digital, sehingga kamu dapat mengirim dan menerima uang
  • Berbasis kota: Di Tiongkok, fitur WeChat dapat mengakses layanan di setiap kota. Jadi, kamu dapat memesan kendaraan, memesan makanan, menjadwalkan janji dengan dokter, dan lain-lain

Kegiatan di WeChat di pantau oleh pemerintah Tiongkok dan pemakaian di luar Tiongkok dipelajari untuk memperkuat algoritme dan penyensoran. Oleh karena itu, negara seperti India melarang penggunaan WeChat pada Juni 2020. Di Indonesia sendiri, beberapa perusahaan Tiongkok juga menggunakan super app ini untuk komunikasi internal.

2. Sina Weibo
7 Media Sosial yang Paling Laris di Benua Asia

Dirilis pada 2009 oleh Sina Corp., Sina Weibo (新浪微博) adalah platform media sosial terbesar di Asia. Per Juni 2020, Weibo mencapai 523 juta pengguna bulanan aktif. Bak campuran Facebook dan Twitter, kamu dapat mengunggah status dengan 2.000 karakter maksimal dan mengecek trending topic di Weibo.

Tiga tahun sejak diluncurkan, Weibo menjadi platform microblogging yang mencakup penggunaan gambar dan video. Bahkan, Weibo terus memperluas cakupan strategi bisnisnya. Untuk menggaet generasi muda, Weibo mengembangkan pusat game online.

Untuk versi di App Store, Weibo tersedia dalam Bahasa Inggris sejak 2017. Mayoritas pengguna utama Weibo adalah generasi Z. Di Tiongkok, Weibo sendiri adalah platform pemasaran yang efektif. Meskipun begitu, Weibo juga dikritik karena censorship pada para penggunanya.

3. LINE
7 Media Sosial yang Paling Laris di Benua Asia

Dikembangkan oleh LINE Corp pada 2011, LINE awalnya adalah platform komunikasi untuk merespons bencana gempa bumi dan tsunami Tohoku. Pada akhir 2015, LINE menjelma jadi aplikasi media sosial terbesar di Jepang dengan 700 juta pengguna bulanan aktif.

Terlepas dari anggapan masyarakat, LINE bukanlah aplikasi Korea. Mirip seperti WeChat, LINE dimulai dari aplikasi pesan dan panggilan suara hingga video, lalu menambahkan berbagai fitur baru. Dapat diakses di Jepang, fitur-fitur tersebut mencakup:

  • LINE Pay sebagai dompet digital
  • LINE Today sebagai layanan baca berita
  • LINE TV sebagai layanan video-on-demand
  • LINE Manga dan LINE Webtoon sebagai layanan baca komik
  • LINE Taxi sebagai layanan ride-hailing untuk menyaingi Uber
  • LINE Wow sebagai layanan memesan makanan untuk menyaingi UberEats
  • LINE Shopping sebagai layanan e-commerce

Dengan tampilan dan stiker yang imut, LINE menggaet pengguna muda. Selain di Jepang, LINE pun juga adalah aplikasi paling populer di Taiwan dan Thailand. Per Maret 2021, LINE adalah milik Z Holdings, anak perusahaan dari SoftBank Corp, setelah merger dengan LINE Corp.

4. SNOW
7 Media Sosial yang Paling Laris di Benua Asia

Dirilis pada 2015 oleh Camp Mobile (anak perusahaan Naver), SNOW adalah aplikasi pesan dan multimedia dari Korea Selatan. Tidak main-main, SNOW menggaet grup BTS dan Twice untuk meluncurkan stiker!

Mirip dengan Snapchat, SNOW mengizinkan pengguna untuk mengambil gambar atau video (dengan durasi 5 menit) dan menambahkan variasi 1.300 stiker dan 50 filter. Dapat disimpan sebagai GIF, gambar atau video yang dibagikan di SNOW akan hilang dalam waktu 48 jam.

SNOW dianggap sebagai aplikasi berbagi foto paling “warna-warni” di Asia. Dengan dana bantuan dari SoftBank (Jepang) dan Sequoia (Tiongkok), SNOW berambisi untuk mengembangkan teknologi realitas tertambah (AR) dan face recognition.

5. Youku
7 Media Sosial yang Paling Laris di Benua Asia

Diluncurkan pada 2006, Youku (优酷) adalah layanan video dari Alibaba Group Holding Limited. Bisa dikatakan, Youku adalah layanan yang mirip dengan YouTube dan Netflix. Youku memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan dengan 800 juta penonton per hari!

Pada awalnya, Alibaba melihat potensi Youku sehingga mengakuisisinya pada 2015. Youku digunakan oleh Alibaba untuk memfasilitasi penjualan dan pemasarannya.

6. Qzone
7 Media Sosial yang Paling Laris di Benua Asia

Selain WeChat, QZone (QQ空间) adalah media sosial yang dirilis oleh Tencent pada 2005. Fitur yang ditawarkan QZone adalah mengunggah status, serta mengirim dan menerima gambar atau video. Bahkan, kamu dapat mendengarkan musik dari QZone! Aplikasi ini juga memiliki 800 juta pengguna aktif.

Dengan banyaknya pengguna aktif, QZone adalah platform yang baik untuk berbagi informasi dengan teman sejawat dan yang sehobi. Tidak jarang, pemasaran juga dilakukan lewat QZone. Namun, dengan aplikasi WeChat, popularitas QZone pun menurun drastis.

7. Naver
7 Media Sosial yang Paling Laris di Benua Asia

Diluncurkan pada 1999, Naver (네이버) adalah mesin pencari web pertama di Korea Selatan yang dikembangkan oleh Naver Corp. Lebih dari 25 juta orang Korea menjadikan Naver halaman utama di browser mereka dan aplikasi HPnya memiliki 28 juta pengunjung harian.

Dijuluki “Google dari Korea Selatan”, Naver memiliki berbagai fitur dan layanan menarik, seperti:

  • Naver Cafe sebagai layanan forum untuk mengunggah konten dan berinteraksi dengan pengguna lain
  • Naver Blog sebagai layanan blog untuk penggunaan pribadi dan bisnis
  • Naver Webtoon sebagai layanan baca komik
  • Naver TV sebagai layanan tonton video dan drama
  • Knowledge iN sebagai layanan tanya jawab (mirip Quora)
  • Naver Encyclopedia sebagai layanan pencari informasi (mirip Wikipedia)
  • Naver Mail sebagai layanan surel
  • PRISM Live Studio sebagai layanan untuk siaran live dan mengedit video

Pada 2020, Naver resmi mengakuisisi Wattpad. Namun, di tahun yang sama, Naver juga didenda US$22,9 juta (Rp331,8 miliar) karena memanipulasi algoritmenya demi menunjang produknya, sehingga memonopoli produk rival.

Media sosial merupakan sebuah media berbasis kecanggihan teknologi yang diklasifikasikan dari berbagai bentuk, seperti majalah, forum internet, weblogblog sosial, microblogging, wiki, siniar, foto atau gambar, video, peringkat dan bookmark sosial.

Dengan menerapkan satu set teori dalam bidang media penelitian (kehadiran sosial, media kekayaan) dan proses sosial (self-presentasi, self-disclosure), Kaplan dan Haenlein menciptakan skema atau klasifikasi untuk berbagai jenis media sosial (disampaikan dalam artikel Horizons Bisnis yang diterbitkan sepanjang tahun 2010). Menurut Kaplan dan Haenlein ada enam jenis media sosial, yang dapat dilihat sebagai berikut

Itulah 7 media sosial yang paling laris di kawasan Asia. Ternyata, ukuran populasi menentukan popularitas dan peruntungan media-media sosial tersebut.