China Keluarkan Izin Peredaran Obat COVID Secara Terbatas

China Keluarkan Izin Peredaran Obat COVID Secara Terbatas

China Keluarkan Izin Peredaran Obat COVID Secara Terbatas – The National Administration Medical Products ( NMPA ) sebelumnya Cina Food and Drug Administration , atau CFDA ) didirikan atas dasar mantan Administrasi Negara Makanan dan Obat (SFDA).

Pada bulan Maret 2013, badan pengatur sebelumnya diubah namanya dan direstrukturisasi menjadi Badan Pengawas Obat dan Makanan China, mengangkatnya menjadi lembaga setingkat menteri. Otoritas obat-obatan China, Badan Produk Medis Nasional China (NMPA), mengeluarkan izin peredaran secara terbatas obat anti-COVID-19 di tengah dunia sedang dilanda wabah varian Omicron.

Dalam pengumumannya, NMPA menyatakan telah menyetujui dua obat terapi penetral antibodi. Obat tersebut bisa didapat di download idn poker mobile klinik untuk mengurangi pasien dirujuk ke rumah sakit dan mengurangi kematian bagi pasien berisiko tinggi.

1. Obat COVID-19 pertama yang disetujui patennya oleh NMPA
Gubernur Maluku Klaim Dapatkan Obat Corona dari China, Ini Penjelasan Lengkapnya Halaman all - Kompas.com

Ini adalah obat pertama yang bisa menetralkan antibodi dengan hak kekayaan intelektual independen yang disetujui otoritas China, tulis media setempat di Beijing. Obat ini diproduksi oleh institusi farmasi berkantor pusat di Beijing. Namun izin tersebut bersifat terbatas untuk situasi darurat yang bisa digunakan untuk pengobatan dan perawatan pasien dewasa dan remaja berusia 12 hingga 17 tahun dengan berat badan lebih dari 40 kilogram.

2. Perawatan antibodi monoklonal
Ada Omicron, China Terbitkan Izin 2 Obat COVID-19

NMPA juga mengeluarkan persetujuan izin edar untuk perawatan antibodi monoklonal. Antibodi monoklonal merupakan jenis protein virus corona yang bisa mengurangi kemampuannya merasuki sel-sel tubuh.

Hasil uji coba secara klinis telah menunjukkan kemujaraban obat tersebut yang mampu mengurangi risiko pasien dirawat di rumah sakit dan kematian hingga sekitar 80 persen, demikian pernyataan Universitas Tsinghua.

3. Tingkat efikasi vaksin China dipertanyakan

Mantap Xi Jinping! China Kembangkan 2 Obat Penyembuh Covid

China saat ini sedang menghadapi berbagai penelitian yang menunjukkan efikasi vaksin produk dalam negeri lebih rendah dibandingkan dengan vaksin produk luar negeri. Persetujuan tersebut juga dikeluarkan di tengah kondisi dunia sedang menghadapi gelombang COVID-19 varian Omicron.

Dalam inkarnasi pertamanya sebagai CFDA, NMPA menggantikan sekelompok besar regulator yang tumpang tindih dengan entitas yang mirip dengan Food and Drug Administration Amerika Serikat, menyederhanakan proses regulasi untuk keamanan makanan dan obat-obatan.

Administrasi Produk Medis Nasional berada langsung di bawah Dewan Negara Republik Rakyat Tiongkok , yang bertanggung jawab atas pengawasan komprehensif atas manajemen keamanan makanan, makanan kesehatan, dan kosmetik dan merupakan otoritas yang berwenang untuk regulasi obat di daratan Tiongkok .