Berikut Menu Sarapan Pagi Khas Tiongkok yang Paling Terkenal

Berikut Menu Sarapan Pagi Khas Tiongkok yang Paling Terkenal

Berikut Menu Sarapan Pagi Khas Tiongkok yang Paling Terkenal – Sarapan  atau makan pagi adalah keadaan untuk mengonsumsi hidangan utama pada pagi hari. Waktu sarapan dimulai dari pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 11.00 pagi. Dianjurkan menyantap makanan yang ringan bagi kerja perncernaan, sehingga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki kadar serat tinggi dengan protein yang cukup namun dengan kadar lemak rendah.

Masyarakat Tiongkok mempunyai banyak sekali menu sarapan pagi dengan tampilan serta rasa yang menggugah selera mulai dari jenis masakan sup, bubur hingga beberapa jenis roti yang dapat disantap dengan cepat.

Selain itu, menu sarapan pagi khas Tiongkok terbuat dari bahan-bahan yang memiliki kandungan gizi yang tinggi sehingga dapat memberikan nutrisi serta energi untuk idn poker versi lama memulai aktivitas.

1. Doushabao
5 Menu Sarapan Pagi khas Tiongkok dengan Rasa Menggugah Selera, Lezat!

Doushabao merupakan menu hidangan sarapan pagi yang sangat praktis untuk disantap. Makanan ini dikenal dengan teksturnya yang sangat lembut serta rasa manis. Hal ini dikarenakan doushabao memiliki isian kacang merah yang telah dihaluskan.

Popularitas serta kelezatan dari doushabao membuatnya dapat dengan mudah dijumpai di beberapa negara di benua Asia.

Dengan adonan menyerupai roti kukus berwarna putih yang terbuat dari tepung dapat memberikan karbonhidrat yang tinggi untuk memulai aktivitas di pagi hari.

2. Hulatang
5 Menu Sarapan Pagi khas Tiongkok dengan Rasa Menggugah Selera, Lezat!

Hulatang merupakan jenis sup tradisional yang berasal dari wilayah Henan. Hidangan ini memiliki tekstur yang kental dan lengket serta cita rasa pedas karena dicampurkan dengan lada dan bubuk cabai dalam jumlah yang banyak.

Selain itu, hulatang sering dikombinasikan dengan berbagai bahan-bahan lainnya seperti mie bihun, daging sapi, wortel, kentang, bayam dan masih banyak lagi.

Masyarakat Tiongkok biasa menyantapnya bersama roti pipih dengan cara disobek kecil-kecil lalu dimasukan ke dalam sup hulatang agar dapat menyerap kuahnya.

3. Big pau
5 Menu Sarapan Pagi khas Tiongkok dengan Rasa Menggugah Selera, Lezat!

Big pau termasuk dalam hidangan jenis baozi (bakpao) yang merupakan variasi dari roti kukus.

Berbeda dengan roti kukus khas Tiongkok lainnya, big pau memiliki ukuran yang lebih besar serta cita rasa yang gurih karena diisi daging cincang lalu dipadukan dengan jamur shiitake serta daun bawang yang telah diresapi saos tiram. Sedangkan daging yang biasa digunakan untuk isian adalah jenis daging ayam atau sapi.

Beberapa versi big pau lainnya juga sering diisi dengan telur rebus atau sosis khas Tiongkok.

4. Turnip cake
5 Menu Sarapan Pagi khas Tiongkok dengan Rasa Menggugah Selera, Lezat!

Selain sering dijadikan sebagai menu sarapan pagi oleh masyarakat Tiongkok, turnip cake juga biasa disantap sebagai snack atau camilan. Hidangan ini terbuat dari lobak cina yang diparut hingga halus kemudian dicampur dengan tepung dan air hingga membentuk adonan berwarna putih dengan tekstur yang lengket.

Kamu juga dapat memasukan beberapa bahan lainnya ke dalam adonan seperti potongan sosis dan jamur. Turnip cake sering disajikan bersama hidangan dim sum.

5. Congee
5 Menu Sarapan Pagi khas Tiongkok dengan Rasa Menggugah Selera, Lezat!

Bagi kamu yang memiliki masalah dengan pencernaan maka congee dapat dijadikan menu sarapan pagi yang tepat. Bahan utama dari hidangan ini adalah beras yang dimasak dalam air kaldu hingga teksturnya berubah menjadi lunak. Dengan proses pembuatannya yang sangat mudah, congee dapat dibuat oleh siapa pun.

Hidangan ini berasal dari wilayah Guangdong dan sering juga dicampurkan dengan tepung jagung serta biji-bijian lainnya. Nah, itulah beberapa menu sarapan pagi khas Tiongkok yang paling terkenal. Memiliki cita rasa yang berbeda-beda, kamu dapat menyesuaikan beberapa hidangan di atas sesuai dengan seleramu.

Menurut penelitian, University of Iowa yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Cardiology dijelaskan bahwa sarapan secara signifikan dikaitkan dengan peningkatan resiko kematian terkait kardiovaskular, terutama kematian akibat jantung dan stroke.

Penelitian ini melibatkan beberapa kriteria seperti usia seseorang, jenis kelamin, status sosial ekonomi, pola makan, gaya hidup, indeks massa tubuh dan dan status penyakit. Setelah menganalisa, para peneliti menemukan bahwa mereka yang tidak pernah sarapan memiliki resiko 87 persen lebih tinggi terhadap kematian karena kardiovaskular dibandingkan dengan orang yang sarapan setiap hari.