Beragam Sup Ikan Asia Tenggara yang Sukses Menggoyang Lidah

Beragam Sup Ikan Asia Tenggara yang Sukses Menggoyang Lidah

Beragam Sup Ikan Asia Tenggara yang Sukses Menggoyang Lidah – Hidangan Asia Tenggara menggambarkan keberagaman dari 11 negara yang berada di wilayah tersebut, karena antar hidangan saling melengkapi. Rendang menunjukkan pengaruh dari India dan Portugal, tapi tetap khas Melayu.

Sementara daun ketumbar yang banyak disajikan dalam masakan khas Vietnam dan Malaysia, merupakan bagian penting dalam masakan Karibia. Tren menggunakan bahan dari seluruh negara di Asia Tenggara dalam menunya. Terdapat “rasa tradisional dan tumbuhan lokal yang dapat dikonsumsi” seperti burger tempe dan taco dengan isi rendang nangka.

Sup ikan adalah salah satu hidangan idn poker mobile yang cukup populer di negara-negara Asia Tenggara. Olah karena itu, mereka mempunyai beragam sup ikan yang sukses menggoyang lidah. Selain lezat, beberapa sup ini juga mempunyai rasa yang unik, dimana terkadang menggabungkan rasa manis, pedas, dan juga asam sekaligus.

1. Tekwan
7 Sup Ikan asal Asia Tenggara yang Nikmatnya Tiada Tara

Tekwan merupakan sup bakso ikan tradisional Indonesia. Sup ini mempuyai komponen penting yang terdiri dari bakso ikan tekwan. Bahan pendukung lainnya adalah pasta ikan, tapioka, dan tepung. Bahan tersebut direbus atau digoreng sebelum ditambahkan ke sup.

Kaldu biasanya berbahan dasar ikan atau udang, jamur, bunga lily kering, irisan bengkuang, bawang putih, dan daun bawang ditambahkan dan disajikan dengan tekwan.

2. Canh Chua Cá
7 Sup Ikan asal Asia Tenggara yang Nikmatnya Tiada Tara

Istilah canh chua cá mencakup berbagai sup Vietnam yang berbahan dasar ikan. Sup ini mempunyai rasa yang unik, yaitu perpaduan dari rasa manis, pedas, dan asam. Sup umumnya dibuat dengan kaldu asam dan diberi potongan nanas, tomat, okra, tauge, atau sayuran lainnya.

Sebagian besar variasi sup disiapkan dengan ikan lele, tetapi beberapa versi menggunakan ikan mas, ikan gabus, belut, atau salmon.

3. Mohinga
7 Sup Ikan asal Asia Tenggara yang Nikmatnya Tiada Tara

Mohinga merupakan sup yang berasal dari Myanmar. Sup ini umumnya terdiri dari sup ikan dan mi beras. Walaupun demikan, pembuatan sup tergantung pada wilayahnya, dapat diperkaya dengan berbagai bahan yang berbeda. Sup juga dapat ditambahkan dengan saus atau hiasan.

Walaupun sup ikan ini biasanya dikonsumsi untuk sarapan, sup ini berkembang menjadi hidangan sepanjang hari yang secara tradisional dijual oleh pedagang kaki lima dan penjual di pinggir jalan.

4. Canh Chua
7 Sup Ikan asal Asia Tenggara yang Nikmatnya Tiada Tara

Canh chua merupakan sup ikan yang berasal dari Vietnam. Sup ini cukup populer di negara ini. Rasa pada sup ini cukup unik, yaitu kombinasi dari rasa asam, manis, dan gurih. Sup ini memerlukan bahan seperti belut, udang, lele, dan gabus yang ditambahkan dengan rempah segar dengan rasa yang tajam.

Secara tradisional, sup disajikan dengan bihun beras atau dengan nasi melati kukus.

5. Lẩu Cá Linh Bông Điên Điển
7 Sup Ikan asal Asia Tenggara yang Nikmatnya Tiada Tara

Lẩu cá linh bông điên điển merupakan makanan tradisional Vietnam yang berasal dari provinsi Dong Thap. Hot pot ini dibuat dengan bahan dasar ca linh, ikan air tawar lokal, dan bunga rami sungai yang disebut bong dien dien. Jika ikan jantan direbus dalam panci, dan jika betina, telurnya biasanya digoreng.

Bunga rami sungai umumnya direbus untuk mendapatkan rasa pedas dan mentega serta agar teksturnya renyah. Kuahnya biasanya terdiri dari air kelapa, bumbu pilihan, asam muda, lili air, daun beludru kuning, dan kaldu babi atau ayam.

6. Samlor Kako
7 Sup Ikan asal Asia Tenggara yang Nikmatnya Tiada Tara

Samlor kako merupakan sup tradisional asal Kamboja. Sup ikan pedas dengan berbagai sayuran ini juga menjadi hidangan nasional negara ini. Umumnya sup menggunakan bahan-bahan yang mencakup ikan lele, labu, pepaya, pisang hijau, terong, daun cabai, dan kacang panjang.

Namun, sayuran apa pun yang tersedia bisa digunakan. Menurut legenda setempat, hidangan ini telah menjadi favorit raja, dan dulu ada ratusan sayuran dan buah-buahan dalam sup yang populer ini.

7. Fish Soup Bee Hoon
7 Sup Ikan asal Asia Tenggara yang Nikmatnya Tiada Tara

Fish soup bee hoon merupakan sup ikan yang berasal dari Singapura. Sup ini terdiri dari kaldu ikan yang kaya akan rasa yang diperkaya dengan susu dan rempah-rempah, mi bee hoon, kepala ikan atau irisan ikan yang digoreng atau direbus, dan sawi.

Jenis ikan yang paling sering digunakan adalah garoupa, snakehead, dan bawal. Kaldu ikan kadang-kadang dibumbui dengan brendi atau rice wine.

Asia Tenggara mempunyai beragam sup ikan yang bisa menjadi inspirasi menu di rumah. Selain itu, bahan-bahan pembuatannya juga mudah ditemukan di Indonesia.

Koki terkenal Ivan Brehms mendefinisikan menunya sebagai “hidangan campuran”. Koki dan pemilik restoran dengan bintang Michelin, Nouri berkata, “banyak hidangan populer saat ini seperti Nyonya Laksa, Kari khas Thailand, dan Gohu Ikan yang merupakan hasil dari multikulturalisme wilayah di mana tradisi hidangannya dipengaruhi oleh perdagangan dan interaksi antar manusia dari waktu ke waktu”

Mungkin itu juga bagaimana sate diciptakan. Sekarang, tahukah kamu bahwa sate yang berasal dari Indonesia, sebenarnya dipengaruhi oleh shish kebab? Daging tebal yang dibakar itu merupakan makanan pokok di Turki dan Lebanon.