Atlet Lari Muhammad Zohri Masuk Forbes U-30 Asia 2021

Atlet Lari Lalu Muhammad Zohri Masuk Forbes U-30 Asia 2021

Atlet Lari Lalu Muhammad Zohri Masuk Forbes U-30 Asia 2021 – Lalu Muhammad Zohri adalah seorang pelari 100 meter Indonesia yang berhasil meraih medali emas dan menjadi juara dunia pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior 2018 yang berlangsung di Tampere, Finlandia. Dengan catatan waktu 10,18 detik. Zohri mengalahkan dua pelari Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison.

Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, mencatatkan prestasi baru. Dia masuk ke dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2021, dalam kategori olahraga dan hiburan.

Bersama dengan sejumlah atlet Asia lainnya, Zohri masuk ke dalam daftar karena deretan prestasi yang diraihnya. Pada kategori Club388 Indonesia yang sama, Indonesia diwakili oleh Zohri dan penyanyi Maudy Ayunda.

1. Prestasi Zohri bawa namanya masuk daftar Forbes U-30

Keren! Lalu Muhammad Zohri Masuk Forbes U-30 Asia 2021

Dijuluki sebagai ‘manusia tercepat di Asia Tenggara’, Zohri mencatat rekor baru untuk Indonesia dengan kecepatan 10,13 detik dalam lari 100 meter pada event Asian Athletics Championship 2019. Catatan itu membuatnya meraih medali perak di ajang tersebut.

Tak hanya itu, Forbes juga mencatat prestasi Zohri sebagai pelari Indonesia pertama yang sukses bawa pulang medali emas dari World Athletics U-20 Championship di Finlandia pada 2018 lalu. Kala itu, Zohri turun dalam nomor 100 meter.

2. Zohri jadi salah satu wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
Keren! Lalu Muhammad Zohri Masuk Forbes U-30 Asia 2021

Zohri juga dipastikan masuk dalam daftar skuad Indonesia yang akan berlaga dalam Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

Zohri menjadi salah satu harapan Indonesia untuk bawa pulang medali. Sama seperti yang dilakukannya pada Asian Games 2018 lalu.

3. Zohri sempat dapat bantuan renovasi rumah dari pemerintah
Keren! Lalu Muhammad Zohri Masuk Forbes U-30 Asia 2021

Setelah mendulang prestasi pada gelaran Asian Games 2018 lalu, Zohri sempat menerima bantuan dari pemerintah dalam pembangunan rumahnya.

Kala itu, rumah Zohri tertimpa bencana gempa. Renovasi dilakukan pemerintah dengan bantuan TNI kala itu.

Pada ajang Kejuaraan Asia Atletik Junior 2018 di Jepang, Zohri juga berhasil meraih medali emas untuk lari 100 meter dengan catatan waktu 10,27 detik.

Dalam sebuah pernyataannya—sebagaimana termaktub dari BBC Indonesia, bahwa ia juga akan bersiap dalam menghadapi Asian Games 2018.

Pada Pesta Olahraga Asia 2018, Zohri mencapai final namun finis di urutan ke-7 dengan catatan waktu 10,20 detik dalam nomor lari 100 m. Namun, dia dan rekan-rekan atletnya berhasil memenangkan medali perak di nomor estafet 4×100 m. Zohri merupakan pelari kedua dalam nomor tersebut.

Pada Kejuaraan Atletik Asia 2019, Zohri berhasil meraih medali perak dengan catatan waktu 10,13 detik yang dicapainya pada babak final. Catatan waktu tersebut juga memecahkan rekor nasional lari 100 meter yang sebelumnya dipegang oleh Suryo Agung Wibowo dengan catatan waktu 10,17 detik